Pesona Danau Lebar Suoh

Berpetualang di Keindahan Danau Lebar Suoh Lampung

Nama Taman Nasional Bukit Barisan (TNBB) di Provinsi Lampung tentunya sudah tidak asing lagi. Karena banyaknya informasi mengenai Taman Nasional ini, bahkan menjadi materi pelajaran yang wajib dihafal di sekolah.

Namun belum banyak yang mengetahui, seberapa besar potensi Taman Nasional ini khususnya di bidang pariwisata. Sayang masih banyak potensi wisata di TNBB yang belum terkelola dengan baik. Salah satunya adalah Danau Lebar di Kecamatan Suoh Barat. Kabupaten Lampung.

Wisatawan yang datang ke sini tidak hanya akan menemukan Danau Lebar dengan airnya yang jernih. Tetapi juga Danau Minyak dan Danau Asam yang letaknya berdekatan. Namun sayangnya karena lokasinya yang terpencil dengan medan yang berat membuat destinasi wisata ini jarang dilirik oleh wisatawan. Padahal untuk bisa menikmati keindahannya tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis.

Deskripsi Singkat Danau Lebar Suoh Lampung

Danau Lebar Suoh

Danau Lebar dan dua danau lain di dekatnya diperkirakan terbentuk dari letusan Gunung Ratu yang terjadi pada tahun 1933. Oleh karena itu, aktivitas vulkanik masih dapat dilihat hingga saat ini. Yaitu adanya perubahan warna pada Telaga Minyak yang membuat warna air berkilau seolah-olah tertutup minyak. Begitu juga dengan Danau Asam yang memiliki kandungan asam cukup tinggi.

Ketiga danau tersebut merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Suoh yang terletak di daerah terpencil. Dan tertutup hutan serta dengan populasi yang jarang. Padahal sebelum tahun 1950 daerah tersebut memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Lampung Barat. Namun, setelah gempa terjadi 7 hari 7 malam, banyak warga yang mengungsi.

Saat ini kondisi di wilayah Suoh telah kembali normal. Banyak orang Jawa yang tinggal di kabupaten ini. Tanahnya yang subur dan dipenuhi dengan persawahan, kebun buah-buahan. Dan perkebunan kopi, menjadikan Suoh dikenal sebagai lumbung padi di Kabupaten Lampung Barat.

Pesona Danau Lebar Suoh Lampung

Pesona alam yang mempesona, tak hanya dinikmati wisatawan saat berada di lokasi danau, namun sudah tersaji saat berwisata ke lokasi. Namun untuk bisa menikmati keindahannya haruslah di tebus dengan keringat karena medan yang cukup berat.

Wisatawan yang berangkat dari pemukiman penduduk, harus berjalan kaki atau menggunakan kendaraan tertentu seperti motor trail. Atau mobil 4 WD, karena jalannya harus terjal dan berbatu serta melintasi perbukitan yang sering disebut Bukit Teletubbies. Di puncak salah satu bukit yang keindahan ketiga telaga tersebut bisa dilihat dari atas ketinggian. Dengan latar belakang Pegunungan Loreng yang merupakan habitat Kerbau Liar.

Sesampainya di lokasi Danau Lebar siapapun akan dibuat takjub dengan keindahan pemandangan di kawasan danau seluas 65 hektar tersebut. Air dari atas bukit terlihat biru tua sehingga didekati terlihat sangat jernih. Di tengah danau terdapat sebuah pulau bernama Pulau Lebar.

Puas menikmati keindahan Danau Lebar, jika ingin menikmati dua danau lainnya. Pelancong wajib menjelajahi perkebunan kakao milik warga melalui jalan setapak dan menyusuri hamparan padang rumput yang luas. Sesampainya di bukit kecil, yang membawa kendaraan bisa memarkirnya di sana.

Perjalanan selanjutnya ditempuh dengan berjalan kaki ke suatu daerah yang disebut Keramikan. Di tempat itu terhampar gurun silika yang sangat luas dan memiliki ketebalan yang bervariasi. Di sepanjang jalan di kawasan tersebut terdapat kolam-kolam kecil yang menyemburkan air panas alami.

Setelah melewati Keramikan, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri hutan sungai kecil sedalam 30 cm. Air sungai mengeluarkan bau belerang yang menyengat, karena di sekitarnya ada semburan gas alam.

Perawatan Alam

Setelah berjalan sekitar 20-30 menit, tibalah saya di tempat yang dipenuhi karung bunga semar. Dan sungai kecil serta pasir kekuningan seperti pasir di pinggir pantai. Di lokasi yang disebut Pasir Kuning ini juga dapat ditemukan gundukan berbentuk gunung yang mengeluarkan asap putih di tengahnya.

Tak jauh dari Pasir Kuning itulah lokasi Danau Asam. Danau ini memiliki luas 85 hektar dengan pemandangan yang tidak kalah indah dengan Danau Lebar. Puas menikmati keindahan Danau Asam, untuk menuju Danau Minyak harus kembali ke bukit kecil untuk mengambil kendaraan yang parkir disana.

Perjalanan menuju Danau Minyak bisa ditempuh dengan kendaraan. Danau seluas 15 hektar ini disebut juga Telaga Tiga Warna, karena warna airnya sering berubah-ubah seolah bercampur minyak. Di pinggir danau ini terdapat Kawah Merah berupa sebuah area yang mengeluarkan gas alam dan mengeluarkan air berwarna merah cerah.

Keindahan dan fenomena alam yang menarik di Danau Lebar dan dua danau lainnya sebenarnya berpotensi besar menyedot wisatawan. Namun karena masih belum terkelola dengan baik, membuat destinasi wisata ini sepi pengunjung.